Smallest Font Largest Font

Cara Cetak Kartu Ujian SKD Kedinasan 2026, Ini Langkah Lengkapnya

Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 memasuki tahapan SKD, cara cetak kartu ujian SKD kedinasan 2026 perlu dipahami sebelum pelaksanaan tes.

Kartu ujian menjadi dokumen penting, karena peserta perlu membawa dokumen sesuai ketentuan panitia saat mengikuti SKD berbasis CAT BKN.

Badan Kepegawaian Negara telah menetapkan rangkaian jadwal seleksi Sekolah Kedinasan 2026, termasuk pelaksanaan SKD pada September hingga Oktober.

Portal SSCASN menjadi layanan utama pendaftaran, sedangkan informasi jadwal dan ketentuan teknis juga dapat disampaikan instansi penyelenggara.

Jadwal Cetak Kartu Ujian SKD Kedinasan 2026

Cara cetak kartu ujian SKD kedinasan 2026 berkaitan dengan jadwal penetapan lokasi dan sesi ujian peserta.

Berdasarkan informasi yang tersedia, portal pengunduhan kartu peserta dijadwalkan aktif setelah jadwal SKD diumumkan, sehingga status akun perlu diperiksa.

Jadwal resmi Sekolah Kedinasan 2026 menetapkan pelaksanaan SKD CAT BKN berlangsung pada 22 September sampai 7 Oktober 2026.

TahapanJadwal 2026
Pengumuman seleksi15–24 Agustus
Pendaftaran18–30 Agustus
Seleksi administrasi18 Agustus–1 September
Pengumuman administrasi2–3 September
Masa sanggah4–5 September
Hasil pascasanggah7–8 September
Pelaksanaan SKD CAT BKN22 September–7 Oktober
Pengolahan nilai27 September–10 Oktober
Pengumuman hasil SKD1–13 Oktober

Jadwal tersebut berasal dari Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026, sehingga perubahan harus mengikuti pengumuman resmi.

Poin penting terkait jadwal kartu ujian:

  • Pantau portal SSCASN secara berkala.
  • Periksa pengumuman lokasi pelaksanaan SKD.
  • Pastikan status pembayaran telah terverifikasi.
  • Simpan kartu setelah berhasil diunduh.

Dengan demikian, pencetakan kartu tidak sebaiknya dilakukan sebelum fitur resmi tersedia pada akun peserta.

Syarat Cetak Kartu Ujian SKD Kedinasan 2026

Cara cetak kartu ujian SKD kedinasan 2026 dapat dilakukan setelah tahapan administrasi dan pembayaran memenuhi ketentuan.

Data peserta yang belum tervalidasi dapat menyebabkan fitur pencetakan belum tersedia, sehingga status pendaftaran perlu diperiksa terlebih dahulu.

Persiapan sebelum mencetak kartu meliputi beberapa hal berikut:

  • Akun SSCASN masih dapat diakses.
  • NIK dan kata sandi tersedia.
  • Status administrasi dinyatakan memenuhi syarat.
  • Pembayaran PNBP telah terverifikasi.
  • Jadwal SKD sudah diumumkan.

Dokumen kartu peserta juga perlu diperiksa setelah berhasil diunduh, terutama nama, NIK, lokasi, tanggal, serta sesi ujian.

Apabila terdapat ketidaksesuaian data, informasi resmi instansi penyelenggara perlu menjadi rujukan sebelum pelaksanaan SKD.

Cara Cetak Kartu Ujian SKD Kedinasan 2026

Cara cetak kartu ujian SKD kedinasan 2026 dilakukan melalui akun SSCASN setelah tombol pencetakan tersedia pada halaman peserta.

Portal resmi SSCASN BKN menjadi akses utama, sementara jadwal dan ketentuan teknis dapat mengikuti pengumuman instansi terkait.

Langkah Login SSCASN

Login perlu dilakukan menggunakan data akun yang digunakan ketika proses pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026.

  1. Buka portal SSCASN BKN resmi.
  2. Pilih menu masuk atau login.
  3. Masukkan NIK akun terdaftar.
  4. Masukkan kata sandi akun.
  5. Isi kode captcha dengan benar.
  6. Tekan tombol masuk pada portal.

Setelah berhasil login, halaman dashboard akan menampilkan informasi pendaftaran serta tahapan seleksi yang telah tersedia.

Langkah Membuka Menu Kartu

Menu kartu ujian dapat muncul setelah jadwal dan data peserta dinyatakan siap oleh sistem.

  1. Buka halaman Resume Pendaftaran.
  2. Periksa informasi seleksi SKD.
  3. Cari tombol cetak kartu ujian.
  4. Klik tombol cetak kartu.
  5. Tunggu dokumen PDF terbentuk.
  6. Unduh kartu ke perangkat.

Nama menu dapat mengikuti tampilan portal terbaru, sehingga informasi pada halaman resmi SSCASN perlu menjadi acuan.

Langkah Mencetak Dokumen

Kartu yang sudah berbentuk PDF dapat disimpan terlebih dahulu sebelum dicetak menggunakan perangkat pencetak.

  1. Buka file kartu format PDF.
  2. Periksa seluruh informasi peserta.
  3. Gunakan kertas HVS ukuran A4.
  4. Cetak dengan tulisan jelas.
  5. Pastikan kode dan informasi terbaca.
  6. Simpan salinan digital kartu.

Dokumen hasil cetak perlu dijaga kondisinya, karena kartu peserta menjadi salah satu dokumen administrasi saat registrasi ujian.

Cara Cek Data Kartu Ujian SKD Kedinasan 2026

Cara cetak kartu ujian SKD kedinasan 2026 perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan data pada dokumen hasil unduhan.

Pemeriksaan penting dilakukan sebelum hari ujian, karena kesalahan data dapat memerlukan penanganan melalui kanal resmi.

Data yang perlu diperiksa mencakup:

  • Nama peserta sesuai identitas.
  • Nomor peserta pada kartu.
  • NIK peserta terdaftar.
  • Lokasi pelaksanaan SKD.
  • Tanggal dan sesi ujian.
  • Keterangan seleksi yang diikuti.

Kartu peserta juga perlu dibandingkan dengan identitas resmi, sehingga informasi administrasi dapat dipastikan konsisten.

Jika terdapat perbedaan informasi, pengaduan sebaiknya disampaikan melalui kanal resmi BKN atau instansi penyelenggara sesuai ketentuan.

Dokumen Wajib Saat SKD Kedinasan 2026

Cara cetak kartu ujian SKD kedinasan 2026 tidak terpisahkan dari persiapan dokumen yang dibawa saat mengikuti ujian.

Ketentuan CAT BKN mengatur peserta sekolah kedinasan membawa identitas dan kartu peserta ketika memasuki lokasi seleksi.

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain:

  • Kartu peserta ujian yang dicetak.
  • KTP asli sesuai ketentuan.
  • Dokumen pengganti identitas apabila diperbolehkan.
  • Dokumen tambahan sesuai instansi.
  • Bukti atau dokumen pendukung lainnya.

Ketentuan setiap instansi dapat memiliki persyaratan tambahan, sehingga pengumuman resmi perlu diperiksa sebelum keberangkatan menuju lokasi.

Kelengkapan dokumen membantu proses verifikasi berjalan sesuai prosedur, terutama ketika peserta memasuki area registrasi sebelum sesi CAT dimulai.

Lokasi dan Pelaksanaan SKD Kedinasan 2026

Cara cetak kartu ujian SKD kedinasan 2026 juga berkaitan dengan lokasi dan sesi pelaksanaan yang tercantum pada kartu.

BKN menyatakan SKD Sekolah Kedinasan 2026 menggunakan metode CAT BKN, dengan pelaksanaan dijadwalkan pada 22 September–7 Oktober 2026.

Informasi pelaksanaan perlu diperiksa melalui:

  • Portal SSCASN untuk data pendaftaran.
  • Laman resmi instansi penyelenggara.
  • Pengumuman resmi BKN.
  • Kanal informasi resmi panitia.

Jadwal pada kartu menjadi acuan penting untuk kedatangan peserta, sedangkan lokasi harus dipastikan sebelum perjalanan menuju tempat ujian.

BKN juga menekankan pentingnya pencermatan jadwal, persyaratan, dan ketentuan masing-masing kementerian atau lembaga penyelenggara.

Nilai Ambang Batas SKD Kedinasan 2026

Cara cetak kartu ujian SKD kedinasan 2026 perlu disertai pemahaman mengenai nilai ambang batas yang berlaku pada SKD.

KepmenPANRB Nomor 406 Tahun 2026 menjadi dasar resmi nilai ambang batas SKD Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026.

Passing Grade Jalur Reguler

Peserta jalur reguler memiliki nilai ambang batas berbeda untuk setiap komponen SKD, sesuai ketentuan KepmenPANRB 406 Tahun 2026.

Materi SKDNilai Ambang BatasSkor Maksimal
TWK65150
TIU80175
TKP156225
Total550

SKD terdiri dari TWK, TIU, dan TKP, dengan total 110 soal serta nilai kumulatif maksimal 550 berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Passing Grade Jalur Afirmasi

Peserta afirmasi kewilayahan memiliki ketentuan nilai ambang batas berbeda dibandingkan peserta jalur reguler.

KomponenNilai Minimal
TIU55
Kumulatif SKD281
TWKTidak ditetapkan
TKPTidak ditetapkan

Ketentuan afirmasi tersebut tercantum dalam KepmenPANRB Nomor 406 Tahun 2026, dengan persyaratan khusus sesuai kategori peserta.

Persiapan Sebelum SKD Kedinasan 2026

Cara cetak kartu ujian SKD kedinasan 2026 sebaiknya dilakukan lebih awal setelah fitur pencetakan tersedia pada portal resmi.

Persiapan dokumen dan pemeriksaan lokasi dapat mengurangi risiko kendala administratif menjelang jadwal ujian.

Checklist persiapan dapat meliputi:

  • Cetak kartu sebelum hari ujian.
  • Periksa lokasi melalui kartu peserta.
  • Simpan file PDF sebagai cadangan.
  • Siapkan identitas sesuai ketentuan.
  • Periksa jadwal dan sesi ujian.
  • Datang sesuai ketentuan panitia.

Ketentuan CAT BKN juga mengharuskan peserta mengikuti tata tertib, termasuk pemeriksaan identitas dan kartu peserta sebelum memasuki ruang ujian.

Persiapan administratif perlu dilakukan bersamaan dengan persiapan materi, karena SKD menjadi tahapan penting dalam seleksi Sekolah Kedinasan 2026.

Kesalahan Saat Cetak Kartu Ujian SKD

Cara cetak kartu ujian SKD kedinasan 2026 dapat mengalami kendala apabila proses dilakukan tanpa memeriksa status akun dan jadwal.

Kendala tersebut dapat berkaitan dengan pembayaran, sinkronisasi data, ketersediaan tombol cetak, atau perubahan informasi pelaksanaan.

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari:

  • Mencetak kartu sebelum jadwal tersedia.
  • Menggunakan portal selain SSCASN resmi.
  • Mengabaikan perubahan jadwal terbaru.
  • Tidak memeriksa data kartu.
  • Kehilangan file PDF kartu.
  • Membawa dokumen tanpa identitas.

Portal resmi SSCASN BKN mencantumkan informasi Seleksi Sekolah Kedinasan 2026, sedangkan jadwal dapat mengikuti pembaruan resmi sistem.

Apabila tombol cetak belum tersedia, pemeriksaan status akun dan pengumuman resmi perlu dilakukan sebelum menghubungi layanan bantuan.

Kesimpulan Cara Cetak Kartu Ujian SKD

Cara cetak kartu ujian SKD kedinasan 2026 dilakukan melalui SSCASN setelah jadwal serta fitur pencetakan tersedia bagi peserta.

Kartu perlu diperiksa setelah diunduh, terutama identitas, lokasi, tanggal, sesi ujian, serta informasi administrasi lainnya.

Tahapan penting yang perlu diperhatikan:

  • Login melalui portal SSCASN resmi.
  • Buka halaman Resume Pendaftaran.
  • Pilih menu cetak kartu ujian.
  • Unduh dokumen dalam format PDF.
  • Cetak kartu menggunakan kertas sesuai ketentuan.
  • Siapkan kartu bersama identitas resmi.

Pelaksanaan SKD 2026 menggunakan CAT BKN, dengan jadwal resmi pada 22 September–7 Oktober 2026 berdasarkan ketetapan BKN.

Pembaruan informasi sebaiknya selalu mengacu pada BKN, SSCASN, serta laman resmi kementerian atau lembaga penyelenggara.

Leave a Comment